Cara Mengurus STNK dan BPKB Mobil dengan Mudah
Saturday, 15 Feb 2025
Saat memiliki sebuah kendaraan baru, mengurus Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang baru merupakan sebuah proses yang tidak bisa diabaikan. Kedua dokumen ini menjadi bukti legal kepemilikan kendaraan di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi setiap pemilik kendaraan untuk memahami proses serta biaya yang diperlukan dalam pembuatannya.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai cara urus STNK dan BPKB dengan mudah. Dengan memahami prosedurnya, Anda lebih siap dalam mengurus dokumen kendaraan yang sesuai dengan ketentuan. Mari simak pembahasannya!
Biaya Pembuatan STNK dan BPKB Baru
Biaya untuk pembuatan STNK dan BPKB baru diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Berikut rincian biayanya:
Baca Juga:
- Cara Cek Keaslian BPKB & STNK Mobil Bekas + Bongkar Riwayat Servisnya (Anti Tipu-Tipu!)
- 10 Poin Penting Surat Perjanjian Jual Beli Mobil Bekas
Untuk Kendaraan Bermotor Roda Dua (Motor)
- BPKB: Rp225.000 per penerbitan.
- STNK: Rp100.000.
- Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB): Rp60.000
- Nomor Polisi Baru: Rp30.000
Untuk Kendaraan Bermotor Roda Empat (Mobil)
- BPKB: Rp375.000 per penerbitan.
- STNK: Rp100.000.
- Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB): Rp100.000.
- Nomor Polisi Baru: Rp30.000
Peraturan ini mulai berlaku pada 21 Januari 2021 dan menetapkan standar biaya yang berlaku untuk pengurusan dokumen resmi kendaraan bermotor di Indonesia.
Cara Urus STNK dan BPKB
Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu Anda ikuti untuk mengurus STNK dan BPKB baru.
Pengurusan STNK Kendaraan Baru
1. Kunjungi Kantor Samsat
Langkah pertama adalah mendatangi kantor Samsat sesuai domisili kendaraan. Pastikan kamu membawa seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan, seperti faktur pembelian kendaraan, identitas diri, dan dokumen pendukung lainnya agar proses pengurusan dapat berjalan lebih lancar.
2. Cek Fisik Kendaraan
Setelah tiba di Samsat, kendaraan akan menjalani pemeriksaan fisik oleh petugas. Proses ini bertujuan untuk memastikan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan sesuai dengan data yang tercantum pada dokumen kendaraan.
3. Isi Formulir Pendaftaran
Selanjutnya, isi formulir pendaftaran kendaraan baru yang disediakan oleh petugas Samsat. Pastikan seluruh data yang dicantumkan sudah benar dan sesuai dengan identitas pemilik serta dokumen kendaraan untuk menghindari kendala saat verifikasi.
4. Serahkan Dokumen
Setelah formulir selesai diisi, serahkan formulir tersebut bersama dokumen persyaratan dan hasil cek fisik kendaraan ke loket pendaftaran. Petugas akan memeriksa kelengkapan berkas sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
5. Proses Pembuatan STNK
Jika seluruh dokumen telah dinyatakan lengkap, petugas akan memproses penerbitan STNK kendaraan baru. Pada tahap ini, data kendaraan dan pemilik akan diverifikasi serta dimasukkan ke dalam sistem administrasi kendaraan bermotor.
6. Bayar Biaya Pembuatan STNK
Setelah proses administrasi selesai, kamu perlu melakukan pembayaran biaya penerbitan STNK sesuai ketentuan yang berlaku. Simpan bukti pembayaran karena biasanya akan diminta saat pengambilan dokumen kendaraan.
7. Pengambilan STNK dan SKPD
Setelah seluruh proses selesai, kamu dapat mengambil STNK beserta Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD). Periksa kembali data yang tercantum pada dokumen tersebut untuk memastikan tidak ada kesalahan sebelum meninggalkan loket pelayanan.
Baca Juga:
- Beli Mobil Bekas Online: Aman Nggak Sih? Ini Tips Penting Biar Nggak Ketipu!
- Membeli Mobil Bekas? Atau Mobil baru? Catat pertimbangan berikut Sesuai dengan Kebutuhan anda
Pengurusan BPKB Kendaraan Baru
1. Isi Formulir Permohonan BPKB
Langkah pertama adalah mengisi formulir permohonan BPKB yang tersedia di kantor kepolisian atau melalui dealer yang membantu proses registrasi kendaraan baru. Pastikan seluruh data yang diisi sesuai dengan identitas pemilik dan dokumen kendaraan.
2. Cek Fisik Kendaraan
Petugas akan melakukan pemeriksaan fisik kendaraan untuk mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan dokumen yang diajukan. Hasil pemeriksaan ini menjadi salah satu syarat dalam penerbitan BPKB.
3. Serahkan Dokumen
Setelah formulir terisi dan cek fisik selesai dilakukan, serahkan seluruh dokumen persyaratan ke loket pelayanan BPKB. Petugas akan memverifikasi kelengkapan dan keabsahan dokumen sebelum proses dilanjutkan.
4. Lakukan Pembayaran
Jika dokumen telah dinyatakan lengkap, lakukan pembayaran biaya penerbitan BPKB sesuai tarif yang berlaku. Pembayaran biasanya dilakukan melalui bank atau loket pembayaran yang telah ditunjuk.
Selain biaya penerbitan BPKB, pemilik kendaraan juga perlu memperhatikan biaya administrasi lain yang mungkin timbul selama proses kepemilikan kendaraan. Jika kendaraan berasal dari daerah berbeda, kamu juga perlu memahami biaya silang nopol mobil yang berlaku sebelum melakukan proses mutasi atau registrasi ulang.
5. Serahkan Bukti Pembayaran
Setelah melakukan pembayaran, serahkan bukti pembayaran kepada petugas sebagai konfirmasi bahwa biaya administrasi telah dilunasi. Bukti ini akan digunakan untuk melanjutkan proses penerbitan BPKB.
6. Tunggu Proses Pembuatan
Petugas akan memproses penerbitan BPKB setelah seluruh persyaratan terpenuhi. Lama proses dapat berbeda-beda tergantung kebijakan dan antrean layanan di masing-masing wilayah.
7. Pengambilan BPKB
Setelah BPKB selesai diterbitkan, kamu dapat mengambil dokumen tersebut sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sebelum meninggalkan loket, pastikan seluruh data yang tercantum pada BPKB sudah benar dan sesuai dengan identitas serta data kendaraanmu.
Pentingnya Mengurus STNK dan BPKB
STNK dan BPKB adalah dokumen penting bagi setiap pemilik kendaraan. STNK berfungsi sebagai bukti bahwa kendaraan telah terdaftar dan membayar pajak, sementara BPKB adalah bukti kepemilikan sah atas kendaraan tersebut.
Tanpa kedua dokumen ini, Anda dapat menghadapi masalah hukum dan kesulitan dalam melakukan berbagai transaksi terkait kendaraan, seperti penjualan atau pembaruan pajak. Selain itu, memiliki STNK dan BPKB yang sah juga memudahkan dalam proses beli mobil bekas. Dokumen yang lengkap dan valid menjadi salah satu indikator bahwa kendaraan tersebut memiliki riwayat yang jelas dan tidak bermasalah.
Tips Mengurus STNK dan BPKB
- Pastikan semua dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap dan asli.
- Datang ke kantor Samsat pada jam kerja.
- Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar.
- Lakukan pembayaran biaya administrasi di loket yang tersedia.
- Tunggu proses penerbitan STNK dan BPKB dengan sabar.
Solusi Praktis Beli Mobil Bekas di Belanjamobil.co.id
Mengurus STNK dan BPKB memang cukup merepotkan, terutama jika Anda sedang bekerja atau melakukan aktivitas lainnya sehari-hari. Namun, jika Anda sedang mencari mobil bekas dengan dokumen yang lengkap, belanjamobil.co.id adalah solusi terbaik untuk Anda!
Belanjamobil.co.id menawarkan berbagai keuntungan bagi pembeli mobil, seperti adanya gratis garansi 1 tahun untuk mesin, transmisi, sistem pengereman, dan lainnya. Layanan bebas khawatir, termasuk buyback warranty, keabsahan dokumen, serta bebas banjir dan tabrak. Stock yang tersedia di sini lebih dari 500+ unit dan free home delivery hingga 30 km loh!
Jadi, tunggu apa lagi? Temukan mobil bekas berkualitas dengan dokumen yang lengkap hanya di belanjamobil.co.id. Nikmati pengalaman beli mobil tanpa ribet!